Kemarau Melanda, Polres Bungo, Pemkda dan Masyarakat Gelar Salat Istisqa Mohon Hujan

oleh -2885 Dilihat
oleh

Bungo – Di tengah musim kemarau yang melanda sebagian besar wilayah Indonesia, jajaran Polres Bungo bersama Pemerintah Kabupaten Bungo dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar salat Istisqa dan doa bersama di halaman Mapolres Bungo, Kamis (3/9/2026).

Salat Istisqa tersebut digelar sebagai bentuk ikhtiar bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan, menyusul kondisi kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Bungo.

Kegiatan tersebut diikuti unsur Forkopimda Kabupaten Bungo, jajaran TNI-Polri, lintas sektoral, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat.

Kapolres Bungo AKBP Zamri Elvino mengatakan, pelaksanaan salat Istisqa merupakan ikhtiar bersama untuk memohon pertolongan Allah SWT di tengah kondisi kekeringan yang terjadi saat ini.

“Semoga momentum yang baik ini, seluruh doa yang kita panjatkan dikabulkan Allah SWT. Kegiatan ini juga bertepatan dengan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Bungo beserta jajaran yang telah menginisiasi pelaksanaan salat Istisqa dan doa bersama.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bungo, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kapolres Bungo beserta jajaran yang telah menginisiasi pelaksanaan doa bersama di tengah kondisi kemarau panjang,” kata Tri Wahyu Hidayat di halaman Mapolres Bungo.

Menurut Tri, kondisi kering yang berlangsung dalam beberapa bulan terakhir telah memberikan dampak terhadap masyarakat. Musim kemarau juga meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kabupaten Bungo.

Pemerintah daerah bersama TNI, Polri, dan masyarakat, kata Tri, terus melakukan berbagai upaya untuk menghadapi dampak kekeringan, termasuk melakukan pencegahan dan penanganan karhutla.

“Hari ini, salah satu ikhtiar yang kita lakukan adalah melaksanakan salat Istisqa untuk memohon hujan kepada Allah SWT. Kita berdoa dan berusaha, sedangkan segala ketetapan merupakan kehendak Allah,” ungkapnya.

Ia menilai, menghadapi musim kemarau tidak hanya membutuhkan upaya teknis di lapangan, tetapi juga dapat disertai dengan pendekatan spiritual melalui doa dan permohonan kepada Allah SWT.

“Kami berharap melalui doa bersama ini hujan segera turun, memberikan manfaat, dan membawa keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Bungo,” pungkasnya

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.