Alumni PMII Bungo Siap Sukseskan MUSCABLUB IKA PMII

oleh -3138 Dilihat
oleh

Masa Kepengurusan Berakhir September 2025, PW IKA PMII Jambi Disebut Telah Instruksikan Segera Gelar MUSCAB

BUNGO — Pelaksanaan Musyawarah Cabang Luar Biasa (MUSCABLUB) Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Bungo pada 30–31 Agustus 2026 mulai mendapat perhatian serius dari kalangan alumni PMII di Kabupaten Bungo.

Sejumlah alumni menyatakan siap mendukung dan menyukseskan MUSCABLUB sebagai momentum untuk mengakhiri masa transisi sekaligus membangun kembali soliditas organisasi alumni PMII di Kabupaten Bungo.

Pasalnya, kepengurusan PC IKA PMII Kabupaten Bungo periode 2020–2025 telah berakhir masa kepengurusannya pada September 2025 lalu. Dengan berakhirnya periode tersebut, alumni menilai diperlukan langkah organisasi yang jelas untuk memastikan keberlanjutan kepemimpinan dan roda organisasi IKA PMII Kabupaten Bungo.

Tidak hanya itu, berdasarkan informasi yang berkembang di internal organisasi, PW IKA PMII Provinsi Jambi juga telah mengeluarkan surat instruksi agar PC IKA PMII Kabupaten Bungo segera melaksanakan MUSCAB.

Instruksi tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam memastikan proses regenerasi dan penataan organisasi berjalan sesuai mekanisme organisasi.

 

Jangan Biarkan Organisasi Berjalan Tanpa Kepastian

Sejumlah alumni menilai momentum MUSCABLUB kali ini tidak boleh dipandang sebagai sekadar agenda seremonial. Forum tersebut harus menjadi ruang untuk mengembalikan marwah organisasi dan memastikan kepemimpinan IKA PMII Bungo ke depan memiliki legitimasi serta dukungan yang kuat dari para alumni.

“Ini bukan persoalan siapa yang menang dan siapa yang kalah. Ini soal masa depan organisasi. Ketika periode kepengurusan sudah berakhir, maka harus ada mekanisme organisasi yang dijalankan untuk menentukan kepemimpinan berikutnya,” ujar salah seorang alumni PMII Bungo.

Menurutnya, IKA PMII merupakan wadah besar yang menaungi para alumni PMII dari berbagai latar belakang. Karena itu, organisasi tersebut harus dikelola dengan semangat kebersamaan, transparansi dan demokrasi. Ucap wahyu alumni PMII Bungo

“Jangan sampai perbedaan pilihan kemudian membuat alumni terpecah. Justru MUSCABLUB harus menjadi momentum untuk menyatukan kembali seluruh kekuatan alumni PMII Bungo,” tegasnya.

Instruksi PW Jangan Diabaikan

Alumni juga menyoroti adanya informasi mengenai surat instruksi dari PW IKA PMII Provinsi Jambi yang meminta agar pelaksanaan MUSCAB segera dilakukan.

Menurut mereka, apabila benar instruksi tersebut telah diterbitkan, maka sudah seharusnya menjadi perhatian serius seluruh pihak yang berkepentingan dalam organisasi.

“Kalau memang PW sudah mengeluarkan instruksi agar segera melaksanakan MUSCAB, maka jangan sampai instruksi organisasi tersebut diabaikan. Organisasi punya aturan, punya mekanisme dan punya jenjang kepengurusan,” katanya.

Ia menambahkan, pelaksanaan MUSCABLUB harus dilakukan secara terbuka, tertib dan mengedepankan prinsip musyawarah. Seluruh alumni yang memiliki hak dalam forum diharapkan diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi.

Jangan Jadikan IKA PMII sebagai Arena Kepentingan Segelintir Orang

MUSCABLUB juga diharapkan tidak menjadi arena perebutan kepentingan kelompok tertentu.

IKA PMII Bungo harus menjadi rumah bersama bagi seluruh alumni, bukan milik kelompok, faksi maupun kepentingan pribadi.

“Jangan sampai organisasi alumni yang seharusnya menjadi rumah besar justru hanya menjadi kendaraan kepentingan segelintir orang. Siapa pun yang terpilih nantinya harus mampu merangkul semua pihak,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan alumni PMII ke depan semakin kompleks. Alumni tidak cukup hanya berkumpul dalam forum organisasi, tetapi juga harus mampu memberikan kontribusi nyata terhadap masyarakat dan pembangunan Kabupaten Bungo.

MUSCABLUB Harus Jadi Titik Balik

Dengan kondisi tersebut, MUSCABLUB IKA PMII Bungo diharapkan menjadi titik balik untuk membangun organisasi yang lebih solid, demokratis dan produktif.

Alumni berharap forum tersebut mampu melahirkan kepemimpinan yang memiliki integritas, kapasitas, kemampuan komunikasi serta komitmen untuk merangkul seluruh alumni.

“Jangan takut dengan perbedaan. Perbedaan adalah bagian dari demokrasi. Yang harus kita lawan adalah perpecahan dan kepentingan sempit yang bisa merusak organisasi,” tegasnya.

Para alumni pun mengajak seluruh keluarga besar PMII dan IKA PMII Kabupaten Bungo untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan MUSCABLUB.

MUSCABLUB bukan sekadar memilih ketua baru. MUSCABLUB adalah momentum menentukan arah baru IKA PMII Bungo.

Karena itu, seluruh proses diharapkan berjalan secara demokratis, transparan, tertib, bermartabat dan sesuai mekanisme organisasi.

“Sudah waktunya IKA PMII Bungo berbenah. Sudah waktunya alumni bersatu. Mari sukseskan MUSCABLUB dan kembalikan IKA PMII Bungo sebagai rumah besar seluruh alumni.”

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.